| | |

Welcoming Greeting: Menyambut Mahasiswa Baru sebagai Agent of Change dalam Keperawatan di Masa Depan

Sleman, 10 Agustus 2024 – Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Keperawatan (HMPK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar acara Welcoming Greeting dengan tema “Welcoming Agent of Change in Future Nursing”. Kegiatan ini bertujuan untuk menyambut 48 mahasiswa baru Program Studi Pascasarjana Keperawatan (PSMK) UGM Tahun 2024 dengan suasana yang hangat dan bersahabat.

Mahasiswa baru PSMK UGM Tahun 2024 datang dari berbagai penjuru Indonesia, mulai dari pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Maluku, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua. Keberagaman latar belakang ini diharapkan akan memperkaya pengalaman dan perspektif di lingkungan akademik PSMK. Tidak hanya itu, tahun ini PSMK UGM juga menyambut seorang mahasiswa asing, Bonifacio De Jesus Viegas, yang berasal dari Timor Leste. Kehadiran Boni menandakan semakin luasnya jangkauan dan daya tarik program studi ini di kancah internasional, sekaligus menegaskan komitmen PSMK UGM dalam mendukung pendidikan global.

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini berlangsung di Auditorium Ismangoen Lt. 3 FK-KMK UGM dan melalui platform Zoom. Rangkaian kegiatan dimulai pada Pkl. 09.00 WIB, dipandu oleh pembawa acara yaitu Dana Prayoga Irawan, S.Kep., Ns. dan Ayu Anita, S.Kep., Ns.. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua HMPK UGM tahun 2024 yaitu Afrianti Pakalessy, S.Kep., Ns.. Selanjutnya kegiatan resmi dibuka oleh Penasihat HMPK UGM yaitu Uki Noviana, S.Kep.Ns., MN.Sc., Ph.D., yang memberikan motivasi dan dorongan kepada mahasiswa baru untuk mengikuti dan menyelesaikan pendidikan pascasarjana keperawatan UGM dengan baik agar mampu menjadi agent of change dalam Keperawatan di masa depan.

Sesi sharing diisi oleh dua narasumber berpengalaman, yaitu Novia Faizatiwahida, S.Kep., Ns., M.N.Sc. dan Mahmasoni Masdar, S.Kep., Ns., M.Kep.. Novia, yang merupakan mahasiswa PSMK UGM angkatan 2022 dan berhasil menyelesaikan studinya dalam 3 semester, membagikan pengalamannya mengenai perkuliahan di PSMK UGM. Pada sesi ini, ia mengulas proses belajar, manajemen waktu, penyusunan tesis, serta keterlibatan dalam organisasi selama menjalani studi Magister. Sebagai demisioner pengurus HMPK UGM tahun 2023 dan penerima beasiswa LPDP, Novia juga memiliki minat penelitian di bidang Disaster Nursing, Evaluation of Disaster Training, dan Cardiac Care Nursing. Pengalaman dan pencapaiannya menjadi inspirasi yang berharga bagi mahasiswa baru.

Melanjutkan sesi sharing, Mahmasoni Masdar, mahasiswa PSMK UGM angkatan 2019 dan demisioner Ketua HMPK UGM tahun 2020, memberikan wawasan mendalam mengenai jenjang karir setelah lulus. Saat ini, Mahmasoni sedang menempuh studi Doktoral di UGM dengan beasiswa LPDP. Adapun fokus penelitian terbarunya yaitu “The Experience of Uncertainty for Patients and Their Family Caregivers Undergoing Hemodialysis in Academic Hospital Universitas Gadjah Mada”. Penjelasan Mahmasoni yang komprehensif menguatkan pandangan para mahasiswa baru tentang pentingnya perencanaan karir dalam keperawatan, sekaligus memberikan gambaran nyata tentang peluang dan tantangan yang akan mereka hadapi.

Kedua narasumber berhasil menyampaikan materi yang inspiratif, menciptakan suasana yang interaktif selama sesi tanya jawab. Peserta tampak antusias, mengajukan berbagai pertanyaan mendalam dan relevan dengan topik yang dibahas. Selain itu, interaksi semakin hangat ketika peserta diajak berpartisipasi dalam sesi ice breaking dan berbagi video inspiratif dari demisioner HMPK. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan HMPK lebih jauh, sehingga memotivasi mahasiswa baru agar terlibat aktif dalam organisasi, dengan harapan mereka dapat berkontribusi nyata di lingkungan akademik dan profesional. Semangat para peserta untuk bergabung dengan HMPK semakin terlihat, menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil membangun jejaring komunikasi yang kuat antara mahasiswa baru dan senior.

Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama, menandakan berakhirnya acara dengan lancar dan tepat waktu. “Welcoming Greeting” tidak hanya menjadi ajang penyambutan, tetapi juga menjadi awal dari perjalanan baru bagi mahasiswa dalam mengukir prestasi di bidang keperawatan.

Similar Posts

  • | |

    Mahasiswa Profesi Ners FKKMK UGM Gencarkan Edukasi Pencegahan Infeksi Nosokomial

    Mahasiswa Profesi Ners Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang pencegahan infeksi nosokomial pada hari Sabtu, 4 April 2026.  Kegiatan tersebut berlangsung di Bangsal Bedah Srikandi 3 Rumah Sakit Akademik UGM dengan sasaran pasien beserta keluarga yang sedang menjalani perawatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Praktik Profesi Keperawatan Medikal Bedah (PPKMB).

    Penyuluhan kesehatan yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pasien serta keluarga mengenai pentingnya mencegah infeksi nosokomial guna mendukung keselamatan pasien selama masa perawatan di rumah sakit. Kegiatan penyuluhan ini tentunya sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya “SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera” yang menekankan pentingnya upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

    Kegiatan di gawangi oleh empat mahasiswa profesi ners, yaitu Aisha Nindi Wulansari, S.Kep., Rizka Dewi Khasanah, S.Kep., Syaikhah Hanifah Azaria, S.Kep., dan Zaidah A’liyatul Muthi’ah, S.Kep., di bawah bimbingan dosen Bapak Khudazi Aulawi, S.Kp., M.Kes., MN.Sc., Ph.D dari Departemen Keperawatan Medikal Bedah FKKMK UGM. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan peserta dalam diskusi dan demonstrasi sederhana.

    Materi yang disampaikan meliputi pengertian dan bahaya infeksi nosokomial, pentingnya upaya pencegahan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh pasien dan keluarga untuk meminimalkan risiko infeksi selama dirawat. Infeksi nosokomial merupakan infeksi yang diperoleh selama pasien menjalani perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan, yang dapat memperpanjang masa rawat dan meningkatkan risiko komplikasi.

    Sebagai upaya pencegahan, tim penyuluh menekankan pentingnya menjaga kebersihan tangan melalui praktik enam langkah cuci tangan menggunakan sabun. Demonstrasi dilakukan secara langsung agar peserta dapat memahami dan mempraktikkan teknik yang benar. Selain itu, peserta juga diedukasi mengenai penggunaan masker dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar sebagai bagian dari pencegahan infeksi.

    Peserta penyuluhan menunjukkan antusiasme selama kegiatan berlangsung. Beberapa pasien dan keluarga menyampaikan bahwa edukasi yang diberikan membantu mereka lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan tangan dan langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi selama di rumah sakit. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan rumah sakit, serta mendukung upaya peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa profesi ners dalam pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi kesehatan.

    Kontributor: Aisha Nindi Wulansari; Rizka Dewi Khasanah; Syaikhah Hanifah Azaria; Zaidah A’liyatul Muthi’ah

    Editor: Arifin Triyanto, S.Kep., Ns. M.Kep., Sp.Kep.M.B.; Khudazi Aulawi, S.Kp., M.Kes., MN.Sc., Ph.D

  • Saresehan HUT Keperawatan FK-KMK UGM ke 22

    Pada tanggal 28 November 2020 Program Studi Ilmu Keperawatan @fkkmkugm @ugm.yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Sarasehan sebagai puncak rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun Keperawatan FK-KMK UGM ke-22. Kilas balik pendirian Keperawatan FK-KMK UGM dipaparkan oleh Prof. dr. Sunartini Hapsara, Sp.A(K)., Ph.D, disusul dengan refleksi 22 tahun Keperawatan UGM oleh Prof. Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D.

    Pada kegiatan ini pula, Keperawatan FK-KMK UGM melaunching website terbaru yaitu nursing.fkkmk.ugm.ac.id yang memuat beragam informasi terkait profil, update perkembangan dan info-info yang menarik.

    Pada tahun ini, dengan mengusung tema “Keperawatan Merajut Karya di Setiap Masa”, Keperawatan FK-KMK UGM berharap dapat semakin berkarya dan berkontribusi mewujudkan masyarakat yang sehat. Semangat ini selaras dengan subtema @nursingnow campaign pada tahun 2021 yakni “Nurses A voice to Lead A vision for Future Healthcare”. Harapannya semangat ini bisa mendorong perawat di seluruh dunia untuk secara lantang berkontribusi kepada masyarakat di negara masing-masing.

     

    [sp_wpcarousel id=”1046″]

  • |

    Pengenalan dan Orientasi Mahasiswa Baru Program Studi Magister Keperawatan Tahun Akademik 2021/2022

    Yogyakarta – Program Studi Magister Keperawatan menyelenggarakan kegiatan Orientasi dan Pengenalan bagi 44 mahasiswa baru Tahun Ajaran 2021/2022 pada 16 dan 18 Agustus 2021.Kegiatan orientasi terdiri dari Pengenalan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), Pelayanan Perpustakaan, Pelayanan teknologi informasi dan pengenalan LMS: Elok yang dilakukan pada hari pertema. Pada hari berikutnya mahasiswa baru diberikan pelatihan Success Skills yang dipandu oleh beberapa fasilitator pelatihan. Tujuan dari kegiatan pengenalan dan orientasi serta pelatihan Success skill ini adalah memberikan gambaran terkait dengan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di PSMK FK-KMK UGM, dan meningkatkan motivasi mahasiswa baru melalui pelatihan success skills.

    Kegiatan hari pertama diawali dengan pembukaan oleh Ketua Program Studi Magister Keperawatan (Sri Hartini, S.Kep.,Ns., M.Kes., PhD). Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian overview program studi oleh Sri Hartini, S.Kep.,Ns., M.Kes., Ph.D ,penyampaian kegiatan kerjasama dan pengembangan PSMK FK-KMK UGM oleh Syahirul Alim, S.Kp., M.Sc., Ph.D., dan panduan penggunaan Learning Management System (LMS) Elok oleh Uki Noviana, S.Kep., Ns., MN.Sc., Ph.D. Selanjutnya adalah pengenalan KBM di PSMK dan masing-masing minat yang disampaikan oleh Kaprodi dan dosen di masing-masing peminatan; Keperawatan Anak oleh Sri Hartini, S.Kep., Ns., M.Kes., Ph.D., Keperawatan Maternitas oleh Elsi Dwi Hapsari, S.Kp., M.S.,D.S., Keperawatan Medikal Bedah oleh Khudazi Aulawi, S.Kp., M.Kes., MN.Sc., Ph.D., Keperawatan Gawat Darurat oleh Dr. Sri Setiyarini, S.Kp., M.Kes., dan Keperawatan Jiwa oleh Intansari Nurjannah, S.Kp., MN.Sc., Ph.D. Selain itu mahasiswa baru juga diberikan pengenalan Pelayanan Perpustakaan dan IT oleh Bapak Endro dan Bapak Sukirno. Kegiatan hari kedua, Pelatihan Success Skills, terdiri dari tiga topik; Living Skills, Learning Skills, dan Thinking Skillsdengan fasilitator dosen-dosen pengajar di Departemen Keperawatan FK-KMK UGM. Kegiatan hari kedua bertujuan agar mahasiswa dapat mengembangkan diri, meningkatkan kemampuan soft skills dan mengenali potensi diri serta meningkatkan motivasi mahasiswa baru. Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan mahasiswa baru memiliki wawasan terhadap kampus dan program studinya, serta mahasiswa dapat sukses dalam menjalankan studinya. (Rahma MI)

  • | |

    Pengabdian Masyarakat FK-KMK UGM di PAUD SPS Cita Mulia: Wujud Dukungan terhadap Tumbuh Kembang Anak dan SDGs

    Yogyakarta, 10 Desember 2024 – Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan dan pendidikan anak melalui kegiatan pengabdian masyarakat bertema Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK). Program ini berlangsung di PAUD SPS Cita Mulia dengan semangat kerja sama untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG nomor 3 “Kehidupan Sehat dan Sejahtera” serta SDG nomor 4 “Pendidikan Berkualitas”.

    Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Kepala PAUD SPS Cita Mulia, Ibu Ana Dea Rosa, S.Psi., yang menyampaikan apresiasi kepada tim FK-KMK UGM atas perhatian dan dedikasi mereka dalam memantau tumbuh kembang anak. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar dalam mendeteksi perkembangan anak-anak secara dini dan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan demi masa depan mereka,” ujar beliau.

    Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan FK-KMK UGM, Ibu Lely Lusmilasari, S.Kp., M.Kes., Ph.D. Beliau menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memastikan anak-anak mendapatkan perhatian penuh terhadap kesehatan, tumbuh kembang, serta pemenuhan kebutuhan gizinya. “Program ini mencakup pengukuran antropometri, deteksi dini perkembangan, dan konseling gizi kepada orang tua sebagai langkah nyata untuk mendukung optimalisasi tumbuh kembang anak,” jelasnya.

    Kegiatan dimulai dengan senam pagi dan permainan interaktif yang melibatkan anak-anak, mahasiswa, serta para guru. Suasana penuh semangat dan keceriaan ini menjadi awal yang baik untuk melanjutkan rangkaian program berupa pemeriksaan kesehatan, pengukuran antropometri, serta diskusi dengan orang tua atau wali murid mengenai gizi dan perkembangan anak.

    Pengabdian masyarakat ini tidak hanya menjadi wujud nyata dari peran FK-KMK UGM dalam pengembangan kesehatan masyarakat, tetapi juga mendukung pencapaian SDGs di bidang kesehatan dan pendidikan. “Kami yakin, dengan upaya bersama, kita dapat menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan global,” tambah Ibu Lely.

     

     

     

     

     

     

    Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai bentuk sinergi antara akademisi dan masyarakat demi menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara holistik.

  • | | | |

    Pendaftaran MBKM Emergency and Disaster Health Management in Community-Based

    Program MBKM Emergency and Disaster Health Management in Community-Based telah resmi dibuka. Program ini dapat menjadi kesempatan bagi mahasiswa yang ingin memperdalam ilmu keperawatan kebencanaan dan kedaruratan.

    ⛑️Kualifikasi:
    -Mahasiswa S1 FK-KMK UGM
    -Menempuh pendidikan minimal 5 semester
    -Pelaksanaan mulai April – Juli 2025

    ⛑️Benefit yang akan didapat antara lain:
    -Pengalaman magang di BPBD, PSC, dan desa tanggap bencana
    -Menyusun proyek tanggap bencana
    -Pengalaman bekerja tim dan pembelajaran soft-skills
    -E-Sertifikat
    -Penyetaraan SKS hingga 10 SKS

    ⛑️Cakupan kegiatan
    Kegiatan akan dilakukan bekerjasama dengan mitra PSC, BPBD Provinsi DIY, dan Kalurahan Donokerto.

    Kuota hanya untuk 30 mahasiswa
    Pendaftaran paling lambat tanggal 24 Januari 2025 melalui link berikut: bit.ly/mbkm_emergencypsik

  • | |

    Pengabdian Masyarakat Table Top Exercise Kesiapsiagaan Bencana Erupsi Gunung Merapi Oleh Departemen Keperawatan Dasar dan Emergensi FK-KMK UGM

    Yogyakarta, 31 Oktober 2024 -Tim Pengabdian Masyarakat dari Departemen Keperawatan Dasar dan Emergensi FK-KMK UGM, yang di ketuai oleh Bapak Syahirul Alim, S.Kp., M.Sc., Ph.D. menyelenggarakan kegiatan Table Top Exercise (TTX) di kalurahan Donokerto, Sleman, Yogyakarta yang berfokus pada kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Merapi. Kegiatan ini mengusung tema “Table Top Exercise untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat Inklusif”. Kegiatan ini merupakan rangkain dari kegiatan pengabdian masyarakat yang didanai oleh Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana masyarakat khusnya pelibatan kelompok difabel dalam menghadapi potensi bencana erupsi Gunung Merapi.

    Peserta terdiri dari perwakilan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Desa Tangguh Bencana (Destana), tenaga kesehatan dari Puskesmas Turi, Pemerintah Kalurahan Donokerto, Kader Kesehatan, Anggota kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), perwakilan Difabel Siaga Bencana (DIFAGANA), serta peserta dengan anggota keluarga difabel. Keberagaman peserta ini mencerminkan upaya inklusif dalam melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk kelompok rentan, dalam kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Merapi.

    Pelibatan perwakilan DIFAGANA dan peserta yang memiliki anggota keluarga difabel dalam kegiatan TTX ini mencerminkan upaya inklusif sesuai dengan SDG ke-10, yaitu reduced inequalities. Acara ini memastikan bahwa mereka mendapat akses yang sama dalam informasi, pelatihan, dan dukungan bencana, sehingga setiap elemen masyarakat, termasuk difabel, lebih siap dan tangguh menghadapi bencana.

    Kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan doa, sambutan dari perwakilan Kalurahan Donokerto yang disampaikan oleh Bapak Basuki, dan sambutan dari tim pengabdian masyarakat yang diwakili oleh Ibu Uki Noviana, S.Kep., Ns., M.Sc., Ph.D. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemaparan teknis pelaksanaan TTX oleh Bapak Enariyaka, S.Kep., Ns., M.M., dari BPBD DIY. Dalam kegiatan TTX ini, disimulasikan empat studi kasus yang berkaitan dengan situasi bencana erupsi merapi untuk mengukur respons peserta dalam menghadapi potensi bencana erupsi Gunung Merapi.

     

    Empat kasus yang dibahas adalah sebagai berikut:

    Kasus 1: Status Siaga, diskusi berfokus pada langkah-langkah yang harus diambil pada saat peningkatan aktivitas Gunung Merapi dari waspada menjadi siaga, yang meliputu bagaiamana cara menyampaikan informasi pada saat peningkatan status siaga kepada masyarakat dan kelompok rentan, serta langkah-langkah yang diambil dari berbagai pihak yang terkait (BPBD, Difagana, Kalurahan, dan tokoh mayarakat) pada saat peningkatan status siaga dengan memperhatikan kebutuhan khusus pada kelompok rentan khususnya kelompok difabel. Sesi ini dimoderatori oleh Ibu Uki Noviana, S.Kep., Ns., M.Sc., Ph.D.

    Kasus 2: Status Awas, diskusi berfokus pada penetapan radius aman di kawasan rawan bencana, evakuasi masyarakat khususnya kelompok rentan yang masih berada di daerah rawan bencana ke lokasi aman, pelaksanaan Rapid Health Assessment (RHA), serta identifikasi terhadap korban yang mengalami luka bakar, infeksi saluran pernapasan, dan kondisi lainnya akibat dampak erupsi. Sesi ini dimoderatori oleh Bapak Sutono, S.Kp., M.Sc., M.Kep,

    Kasus 3: Pengelolaan Barak Pengungsian, berfokus pada pengkajian masalah kesehatan di tempat pengungsian, pemenuhan kebutuhan khususnya bagi kelompok rentan, serta kesiapan masyarakat, perangkat desa (Pemerintahan Kalurahan, Destana, PKK, dan kader kesehatan), Difagana, dan tenaga kesehatan dalam mempersiapkan Kalurahan Donokerto sebagai tempat pengungsian yang inklusif. Kegiatan ini dimoderatori oleh Bapak Syahirul Alim, S.Kp., M.Sc., Ph.D.

    Kasus 4: Pasca Bencana, berfokus pada peran masyarakat, perangkat desa (Pemerintahan Kalurahan, Destana, PKK, dan kader kesehatan), Difagana, dan tenaga kesehatan dalam merencanakan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Sesi ini dimoderatori oleh oleh Bapak Decky Nurhadi Sopyan, S.Kep., Ns,

    Setiap sesi moderator menyampaikan kasus yang diduskusikan bersama oleh seluruh peserta TTX. Dari hasil tanggapan peserta kemudian ditanggapi oleh para pemangku kepentingan sesuai dengan tugas mereka dalam bidang kebencanaan, yaitu BPPTKG, BPBD Sleman, Dinas Sosial, dan tenaga kesehatan. Pada akhir setiap kasus, seluruh peserta sepakat menetapkan langkah-langkah penanganan yang tepat sesuai panduan kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Merapi yang inklusif.

    Kegiatan ditutup oleh Bapak Enariyaka, S.Kep., Ns., M.M., yang memberikan debriefing kegiatan TTX serta memberikan apresiasi kepada seluruh peserta atas partisipasi aktif mereka. Melalui kegiatan TTX ini, Departemen Keperawatan Dasar dan Emergensi FK-KMK UGM berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun ketangguhan elemen masyarakat terhadap bencana erupsi Gunung Merapi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan yang inklusif berbasis komunitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *