| |

WEBINAR NERS CAREER TALK 2021

Halo, Calon-Calon Nurse Indonesia!šŸ‘‹
Kalian bingung setelah lulus studi S1 atau profesi Keperawatan ingin berkarir dimana?šŸ¤”

Tak perlu risau dan khawatir!

Tahun ini IPE HIMIKA FK-KMK UGM mengadakan Webinar Ners Career Talk 2021 untuk menjawab kekhawatiran sobat nurse semua, tentunya dengan pembicara ya
dan topik yang spektakuler, yaitu:

1. Nuzul Sri Hertanti, S.Kep., Ns., MS
(Research Nurse)
2. Gabi Ceria, S.Kep., Ns.
(SCA Nurse / Perawat ASN)
3. Dimas Septian Eko Wahyu Sumunar, S.Kep., Ns.
(Travel Nurse)

Tak lupa juga webinar ini akan dipandu oleh :
MC: Syusputri Ilham N.
(Staff IPE HIMIKA FK-KMK UGM)
Moderator: Mifta Yusri Isnani
(Staff IPE HIMIKA FK-KMK UGM)

Ayo segera daftarkan dirimu Sekarang juga di link berikut:
http://bit.ly/PendaftaranNersCareerTalk
http://bit.ly/PendaftaranNersCareerTalk
http://bit.ly/PendaftaranNersCareerTalk

Jangan lupa catat tanggal dan waktu acaranya ya:
šŸ“…: Minggu, 14 November 2021
ā°: 08.45-12.30 WIB
šŸ“: Zoom Meeting dan streaming YouTube HIMIKA FK-KMK UGM
šŸŽ: E-sertifikat dan Doorprize

šŸ“žContact person:
wa.me/6285808267673 (Bagus)
wa.me/6281216355042 (Syus)

Penasaran berbagai informasi acara kegiatan lainya?
Jangan lupa pantengin terus Instagram HIMIKA FK-KMK UGM ✨
Sampai Jumpa! ā˜ŗļø

Similar Posts

  • [Lowongan Pekerjaan] World Health Organization Periode Maret 2021

    World Health Organization (WHO) membuka lowongan pekerjaan untuk beberapa posisi yang berkualifikasi S2 bidang kesehatan.

    Berikut beberapa posisi yang ditawarkan:

    1. Vaccination Coordinator COVID-19 https://careers.who.int/careersection/ex/jobdetail.ftl?job=2100994
    2. Vaccination Technical Officer COVID-19 https://careers.who.int/careersection/ex/jobdetail.ftl?job=2100632&tz=GMT%2B07%3A00&tzname=Asia%2FBangkok
    3. NPO (Essential Drugs and Medicines) https://careers.who.int/careersection/ex/jobdetail.ftl?job=2100954
    4. Technical Officer (Emergency Preparedness) https://careers.who.int/careersection/ex/jobdetail.ftl?job=2100662

    Silakan akses tiap link untuk mendapatkan akses lebih lanjut

  • |

    Lowongan Magang Global Paro Commercial Partnership Intern

    GLOBAL PARO membuka kesempatan magang (Remote, Flexible) bagi rekan-rekan dengan kriteria:

    1. Mahasiswa akhir/Sarjana bisnis/ekonomi/marketing/kesehatan.
    2. Proaktif dan fokus pada pelaksanaan.
    3. Keterampilan komunikasiĀ  yang kuat (Bahasa Inggris).
    4. Memiliki ketertaarikan pada bidang kesehatan, global mobility, atau startup.
    5. Bersedia melakukan outreach (pendekatan pada klien), pembuatan konten, dan multitasking.
    6. Mindset enterpreneur menjadi poin plus.

    Lowongan yang dibuka:

    1. Commercial & Partnership Development
    2. Recruitment Support
    3. Content & Growth Marketing.

    Segera kirimkan CV dan lamaran ke hello@globalparo.com dengan subjek NAMA_Commercial Partnership Intern.

  • | | |

    Program Gamatirta sebagai Implementasi dalam Mewujudkan Desa Tangguh Bencana yang Optimal, Tersistem, dan Terintegrasi

    Tirtohargo, Kretek, Bantul. Kamis (9/6) Tim PKM-PM GAMATIRTA ā€œGerakan Masyarakat Tirtohargo Tangguh Bencanaā€ melangsungkan program pelatihan kesiapsiagaan bencana, meliputi Pertolongan Pertama Gawat Darurat dan Psychological First Aid diikuti oleh workshop serta simulasi langsung oleh Kader FPRB (Forum Pengurangan Risiko Bencana) berkolaborasi dengan BPBD DIY dan PSIK FK-KMK.

    Program tersebut digagas oleh Tim Gamatirta yang terdiri dari Ferdinan Eka (Geofisika’19), Faiz Indra (PSIK’19), Nadia Safa (PSIK’19), Afif Arrahul (Psikologi’19), dan Sekar Arvianda (Psikologi’20), dengan pembimbing Bpk Sutono, S.Kp., M.Sc.,M.Kep. Gamatirta sendiri bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan kesiapsiagaan bencana alam masyarakat Desa Tirtohargo melalui perpanjangan tangan dari Kader FPRB desa setempat.

    ā€œGamatirta merupakan solusi alternatif yang aplikatif dalam mempersiapkan Desa Tirtohargo menghadapi potensi ancaman bahaya gempa bumi dan tsunami. Terlebih, desa ini memang sangat rentan terpapar potensi kedua bencana tersebut apabila dilihat dari lokasinya yang berbatasan langsung dengan zona subduksi di selatan Jawa dan dekat dengan zona Sesar Opakā€ ujar Ferdinan Eka selaku ketua Tim Gamatirta.

    ā€œSebagai salah satu upaya mitigasi untuk mengurangi korban jiwa akibat bencana, Gamatirta menjadi aksi yang relevan dan mudah untuk dilakukan. Harapannya, dengan adanya program Gamatirta ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Desa Tirtohargo dalam menghadapi potensi ancaman gempa bumi dan tsunami melalui FPRB-nyaā€Ā  ucap Ferdinan Eka selaku Ketua Tim Gamatirta.

    Lebih dari 25 orang Kader FPRB turut berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program yang terdiri dari Sembada (Seminar kebencanaan dan dampaknya), Pelita (Pelatihan Tangguh Bencana), dan Simultan (Simulasi Tanggap Bencana). Program unggulan tersebut diiringi dengan beberapa program penunjang, seperti peninjauan sarana prasarana dan fasilitas (papan informasi, plangisasi, dan inventarisasi alat P3K), penanaman mangrove massal bersama komunitas magrove desa setempat, dan pemberian booklet pedoman/buku saku kebencanaan kepada Kader FPRB untuk mendukung keberlanjutan serta kemandirian Program Gamatirta.

    Gagasan Gamatirta berasal dari kondisi geografis Desa Tirtohargo, Kretek, Bantul yang menjadi salah satu wilayah pesisir Pantai Pulau Jawa dan gempa bumi megathrust yang berpotensi menimbulkan bencana alam tsunami. Ditambah dengan kondisi demografis masyarakat desa setempat yang belum memiliki kapasitas pengetahuan dan keterampilan yang cukup dalam meminimalisir risiko bencana alam dari segi fisik dan psikologis.

    ā€œProgram penanggulangan bencana saat ini sudah bergeser dari yang semula difokuskan di respon akut, menjadi peningkatan mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Mengacu kepada Sendai Framework, fokus penanggulangan bencana saat ini adalah Disaster Risk Reduction (DRR), dimana program pengurangan risiko bencana menjadi fokus utama dalam penanggulangan bencana secara umumā€ ujar Pak Sutono selaku dosen pembimbing tim.

    ā€œAda tiga komponen penting yang menjadi variable dari Risiko bencana yaitu Hazard/Ancaman, Kerentanan dan Kapasitas. Hazard mungkin sulit untuk dikendalikan, tetapi kerentanan dapat diintervensi dengan melakukan pemberdayaan dan management kelompok rentan yang baik, sehingga nilai kerentanan bisa ditekan serendah mungkin. Sementara itu kapasitas, bisa ditingkatkan dengan peningkatan literasi dan pelatihan-pelatihan. Dengan demikian Risiko bencana bisa menjadi turunā€ tambah Pak Sutono selaku dosen pembimbing tim.

    Langkah awal yang dilakukan ialah melakukan identifikasi kebutuhan dan masalah, didapatkan bahwa aktivitas dan arah gerak Kader FPRB desa setempat belum optimal/berdaya. Selain itu, pelatihan kesiapsiagaan bencana yang dilakukan juga belum masif dan komprehensif sehingga terbilang eksistensi Kader FPRB belum terlihat.

    ā€œKami melakukan identifikasi permasalahan diikuti oleh survei dan observasi yang selanjutnya ditindaklanjuti untuk menyusun rencana aksi program agar dapat terlaksana secara masif, proaktif, partisipatif, serta tepat sasaranā€ ujar Faiz anggota Tim Gamatirta.

    Dari beragam problem hasil identifikasi permasalahan, selanjutnya dipilihlah topik manajemen kegawatdaruratan yang meliputi Pertolongan Pertama Gawat Darurat dan Psychological First Aid yang kemudian ditindaklanjuti melalui rencana aksi dan program inovatif. Rencana aksi tersebut disusun sebagai upaya mewujudkan Desa Tirtohargo menjadi Desa Tangguh Bencana ditinjau dari segi sumber daya manusia, sumber daya alam, dan sarana prasarana/fasilitas penunjang mitigasi kebencanaan.

    ā€œKami mengapresiasi program dalam konteks pengabdian masyarakat yang ditujukan masyarakat dan kader FPRB di Desa Tirtohargo, Bantul. Paradigma sekarang berubah yang semula masyarakat itu ditolong, sekarang menolong. Program ini kami dukung sekali karena masyarakat bisa terlatih dan terampil sehingga bisa menjadi tangguh menjadi garda terdepan dalam menghadapi ancaman atau potensi bencanaā€ ujar Pak Enaryaka perwakilan BPBD DIY.

    ā€œDitambah..dengan peran serta dari organidasi terkait, lembaga, usaha, pemerintah, serta kalurahan dalam menjalin keberlangsungan proses mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di Desa Tirtohargo iniā€ tambah Pak Petrus Ketua Kader FPRB.

    ā€œKami mengucapkan banyak terima kasih atas partisipasi tim UGM yang ikut serta memikirkan hutan mangrove dan kelestarian lingkungan hidup, harapan kami penanaman mangrove dapat menanggulangi bencana di wilayah kami sehingga dengan penanaman mangrove ombak air laut bisa terhalangi oleh hutan mangrove, semoga tim UGM mendapat pahala dari Allah SWT dan sukses selalu untuk teman-teman dari UGMā€ apresiasi Kepala Desa Tirtohargo, Bantul.

    Dalam mewujudkan Desa Tangguh Bencana, program gamatirta memiliki potensi dan kemampuan meningkatkan komunikasi risiko bencana, meminimalisir risiko dan dampak bencana, menumbuhkan kesadaran; kepekaan; dan modal sosial, mengimplementasikan praktik mitigasi bencana sesuai teori yang tepat, dan mewujudkan derajat kesehatan secara holistik (fisik, spiritual, sosial, dan spiritual).

    Harapannya, dengan dilaksanakan program pelatihan yang diikuti oleh seminar dan simulasi kebencanaan (PPGD dan PFA) Kader FPRB memiliki kemampuan dan kapasitas dalam melaksanakan praktik Pertolongan Pertama Gawat Darurat serta Psychological First Aid sesuai intrepretasi teori yang baik dan benar. Selain itu, program yang sudah dilaksanakan hendaknya bisa ditindaklanjuti dan dikaji lebih lanjut oleh stakeholder desa mitra setempat agar dapat menunjang aspek kebermanfaatan, keterlibatan, dan keberlanjutan. [Faiz Indra (psik’19)]

  • | | |

    Pendaftaran MBKM Global Health

    This course focuses on global health issues and factors influence global health, and to discuss critically at those factors. This will also enable the students to have an interdisciplinary discussion, to look around the health issues emerge locally and bring those issues onto the table and discuss them in a global context, from the point of view of their educational backgrounds.

    Topics include, but not limited to:

    1. Global Health and Globalisation of health
    2. Global burden of diseases
    3. Social determinants of health
    4. Health and Development Indicators: Sustainable development goals
    5. Health Equity and Universal Health Coverage
    6. Maternal, Child, and Reproductive Health
    7. Refugee and Migrant Health
    8. Minority and gender issues
    9. Environmental health and climate change
    10. Global Health Emergency: Disaster

    Registration deadline: February 14 2025 bit.ly/mbkm_globalhealthpsik

    Coordinator: Ariani Arista Putri Pertiwi, S.Kep., Ns., MAN, DNP

    Contact Person: 0822-3070-3730 (Alenda Dwiadila Matra Putra, S.Kep., Ns., MGH, MHLM.)

  • [Call for Applications] – Nursing Now Challenge Board

    Deadline: 23 April 2021

    Juni 2021 merupakan awal ā€œNightingale Challengeā€ berganti menjadi ā€œNursing Now Challengeā€, diĀ bawah kepemimpinan Professor LisaĀ Bayliss-Pratt di Coventry University berkolaborasi dengan Health Education England, THET, dan didanai oleh The Burdett Trust for Nursing.
    Nursing Now Challenge Board akan membuat panduan strategis untuk arah programĀ ini. The Board terdiri dari anggota Nursing Now yang sekarang dan akan merekrut dua perawat/bidan baru sebagai anggota board.
    Nursing Now akan merekrut dua perawat/bidan yang baru terregistrasi menjadi perawat/bidan professional, memberikan peluang untuk mengambil peran dalam menyusun langkah-langkah strategis dari Nursing Now Challenge, dan ikut serta dalam pengembangan kepemimpinan perawat dan bidan di masa depanĀ .
    Syarat: KandidatĀ yangĀ dapat mendaftarkan diri adalah perawat dan bidan dari seluruh negara (diutamakan dari low and middle-income countries), serta baru terdaftar sebagai perawat/bidan professional kurang dari 5 tahun di negara masing-masing.
    Departemen Keperawatan FK-KMK UGM sebagai salah satu local group Nursing Now Indonesia mengajak para perawat-perawat muda Indonesia (sudah terdaftar/memiliki STR kurang dari 5 tahun) untuk mendaftarkan diri menjadi salah satu anggota Nursing Bow Challenge Board.
    Informasi lebih lanjut:
  • | | |

    Welcoming Greeting: Menyambut Mahasiswa Baru sebagai Agent of Change dalam Keperawatan di Masa Depan

    Sleman, 10 Agustus 2024 – Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Keperawatan (HMPK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar acara Welcoming Greeting dengan tema ā€œWelcoming Agent of Change in Future Nursingā€. Kegiatan ini bertujuan untuk menyambut 48 mahasiswa baru Program Studi Pascasarjana Keperawatan (PSMK) UGM Tahun 2024 dengan suasana yang hangat dan bersahabat.

    Mahasiswa baru PSMK UGM Tahun 2024 datang dari berbagai penjuru Indonesia, mulai dari pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Maluku, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua. Keberagaman latar belakang ini diharapkan akan memperkaya pengalaman dan perspektif di lingkungan akademik PSMK. Tidak hanya itu, tahun ini PSMK UGM juga menyambut seorang mahasiswa asing, Bonifacio De Jesus Viegas, yang berasal dari Timor Leste. Kehadiran Boni menandakan semakin luasnya jangkauan dan daya tarik program studi ini di kancah internasional, sekaligus menegaskan komitmen PSMK UGM dalam mendukung pendidikan global.

    Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini berlangsung di Auditorium Ismangoen Lt. 3 FK-KMK UGM dan melalui platform Zoom. Rangkaian kegiatan dimulai pada Pkl. 09.00 WIB, dipandu oleh pembawa acara yaitu Dana Prayoga Irawan, S.Kep., Ns. dan Ayu Anita, S.Kep., Ns.. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua HMPK UGM tahun 2024 yaitu Afrianti Pakalessy, S.Kep., Ns.. Selanjutnya kegiatan resmi dibuka oleh Penasihat HMPK UGM yaitu Uki Noviana, S.Kep.Ns., MN.Sc., Ph.D., yang memberikan motivasi dan dorongan kepada mahasiswa baru untuk mengikuti dan menyelesaikan pendidikan pascasarjana keperawatan UGM dengan baik agar mampu menjadi agent of change dalam Keperawatan di masa depan.

    Sesi sharing diisi oleh dua narasumber berpengalaman, yaitu Novia Faizatiwahida, S.Kep., Ns., M.N.Sc. dan Mahmasoni Masdar, S.Kep., Ns., M.Kep.. Novia, yang merupakan mahasiswa PSMK UGM angkatan 2022 dan berhasil menyelesaikan studinya dalam 3 semester, membagikan pengalamannya mengenai perkuliahan di PSMK UGM. Pada sesi ini, ia mengulas proses belajar, manajemen waktu, penyusunan tesis, serta keterlibatan dalam organisasi selama menjalani studi Magister. Sebagai demisioner pengurus HMPK UGM tahun 2023 dan penerima beasiswa LPDP, Novia juga memiliki minat penelitian di bidang Disaster Nursing, Evaluation of Disaster Training, dan Cardiac Care Nursing. Pengalaman dan pencapaiannya menjadi inspirasi yang berharga bagi mahasiswa baru.

    Melanjutkan sesi sharing, Mahmasoni Masdar, mahasiswa PSMK UGM angkatan 2019 dan demisioner Ketua HMPK UGM tahun 2020, memberikan wawasan mendalam mengenai jenjang karir setelah lulus. Saat ini, Mahmasoni sedang menempuh studi Doktoral di UGM dengan beasiswa LPDP. Adapun fokus penelitian terbarunya yaitu ā€œThe Experience of Uncertainty for Patients and Their Family Caregivers Undergoing Hemodialysis in Academic Hospital Universitas Gadjah Mada”. Penjelasan Mahmasoni yang komprehensif menguatkan pandangan para mahasiswa baru tentang pentingnya perencanaan karir dalam keperawatan, sekaligus memberikan gambaran nyata tentang peluang dan tantangan yang akan mereka hadapi.

    Kedua narasumber berhasil menyampaikan materi yang inspiratif, menciptakan suasana yang interaktif selama sesi tanya jawab. Peserta tampak antusias, mengajukan berbagai pertanyaan mendalam dan relevan dengan topik yang dibahas. Selain itu, interaksi semakin hangat ketika peserta diajak berpartisipasi dalam sesi ice breaking dan berbagi video inspiratif dari demisioner HMPK. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan HMPK lebih jauh, sehingga memotivasi mahasiswa baru agar terlibat aktif dalam organisasi, dengan harapan mereka dapat berkontribusi nyata di lingkungan akademik dan profesional. Semangat para peserta untuk bergabung dengan HMPK semakin terlihat, menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil membangun jejaring komunikasi yang kuat antara mahasiswa baru dan senior.

    Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama, menandakan berakhirnya acara dengan lancar dan tepat waktu. “Welcoming Greeting” tidak hanya menjadi ajang penyambutan, tetapi juga menjadi awal dari perjalanan baru bagi mahasiswa dalam mengukir prestasi di bidang keperawatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *