Mahasiswa Profesi Ners FKKMK UGM Gencarkan Edukasi Pencegahan Infeksi Nosokomial

Mahasiswa Profesi Ners Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang pencegahan infeksi nosokomial pada hari Sabtu, 4 April 2026.  Kegiatan tersebut berlangsung di Bangsal Bedah Srikandi 3 Rumah Sakit Akademik UGM dengan sasaran pasien beserta keluarga yang sedang menjalani perawatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Praktik Profesi Keperawatan Medikal Bedah (PPKMB).

Penyuluhan kesehatan yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pasien serta keluarga mengenai pentingnya mencegah infeksi nosokomial guna mendukung keselamatan pasien selama masa perawatan di rumah sakit. Kegiatan penyuluhan ini tentunya sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya “SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera” yang menekankan pentingnya upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Kegiatan di gawangi oleh empat mahasiswa profesi ners, yaitu Aisha Nindi Wulansari, S.Kep., Rizka Dewi Khasanah, S.Kep., Syaikhah Hanifah Azaria, S.Kep., dan Zaidah A’liyatul Muthi’ah, S.Kep., di bawah bimbingan dosen Bapak Khudazi Aulawi, S.Kp., M.Kes., MN.Sc., Ph.D dari Departemen Keperawatan Medikal Bedah FKKMK UGM. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan peserta dalam diskusi dan demonstrasi sederhana.

Materi yang disampaikan meliputi pengertian dan bahaya infeksi nosokomial, pentingnya upaya pencegahan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh pasien dan keluarga untuk meminimalkan risiko infeksi selama dirawat. Infeksi nosokomial merupakan infeksi yang diperoleh selama pasien menjalani perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan, yang dapat memperpanjang masa rawat dan meningkatkan risiko komplikasi.

Sebagai upaya pencegahan, tim penyuluh menekankan pentingnya menjaga kebersihan tangan melalui praktik enam langkah cuci tangan menggunakan sabun. Demonstrasi dilakukan secara langsung agar peserta dapat memahami dan mempraktikkan teknik yang benar. Selain itu, peserta juga diedukasi mengenai penggunaan masker dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar sebagai bagian dari pencegahan infeksi.

Peserta penyuluhan menunjukkan antusiasme selama kegiatan berlangsung. Beberapa pasien dan keluarga menyampaikan bahwa edukasi yang diberikan membantu mereka lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan tangan dan langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi selama di rumah sakit. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan rumah sakit, serta mendukung upaya peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa profesi ners dalam pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi kesehatan.

Kontributor: Aisha Nindi Wulansari; Rizka Dewi Khasanah; Syaikhah Hanifah Azaria; Zaidah A’liyatul Muthi’ah

Editor: Arifin Triyanto, S.Kep., Ns. M.Kep., Sp.Kep.M.B.; Khudazi Aulawi, S.Kp., M.Kes., MN.Sc., Ph.D

Facebook
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Facebook