“KEMOTERAPI LANCAR, BYE BYE MUAL”

Mahasiswa Profesi Ners Stase Medikal Bedah melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan mengenai manajemen mual dan muntah pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi di Bangsal Gatotkaca 4 RSA UGM pada hari Rabu, 29 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan pembimbing akademik Ibu Haryani, S.Kp., M.Kes., PhD dari Departemen Keperawatan Medikal Bedah FKKMK UGM dan pembimbing klinik Ibu Evita Dwi Nastiti, S.Kep., Ns. Penyuluhan ini merupakan bentuk implementasi peran perawat sebagai edukator dalam memberikan pendidikan kesehatan kepada pasien dan keluarga, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, kemampuan perawatan mandiri, serta kualitas hidup pasien selama menjalani terapi kanker.

Kegiatan penyuluhan berlangsung selama 1 jam 15 menit, dimulai pukul 09.45 WIB hingga 11.00 WIB, diikuti oleh 11 orang keluarga pasien dan pasien. Peserta merupakan anggota keluarga yang secara langsung mendampingi pasien selama perawatan, sehingga diharapkan mampu berperan aktif dalam membantu pemantauan kondisi pasien baik di rumah sakit maupun setelah pasien kembali ke rumah.

“Kemoterapi Lancar, Bye-bye Mual” mencakup pengertian dan tujuan kemoterapi, efek samping yang mungkin timbul, serta penatalaksanaan mual dan muntah sebagai salah satu efek samping yang paling sering dialami oleh pasien kanker, khususnya di Gatotkaca 4 RSA UGM. Selain itu, edukasi juga meliputi tanda dan gejala yang perlu diwaspadai, pentingnya menjaga keseimbangan nutrisi dan cairan, modifikasi pola makan, teknik relaksasi sederhana, kepatuhan dalam penggunaan obat antiemetik sesuai anjuran dokter, serta indikasi kapan pasien harus segera melapor kepada tenaga kesehatan apabila terjadi perburukan kondisi.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam suasana yang interaktif dan kondusif. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif bertukar pengalaman dan mengajukan pertanyaan terkait efek samping kemoterapi, jenis makanan yang dianjurkan saat mual, peran keluarga dalam perawatan di rumah, serta penanganan muntah berulang pada pasien. Hal ini mencerminkan tingginya kebutuhan akan informasi kesehatan yang aplikatif dan mudah dipahami oleh keluarga pasien.

Sebagai bentuk penguatan materi, mahasiswa juga membagikan leaflet edukasi yang dapat digunakan peserta sebagai bahan bacaan lanjutan. Selain itu, untuk meningkatkan partisipasi dan motivasi peserta, kegiatan ini disertai dengan pemberian doorprize kepada peserta yang aktif bertanya maupun mampu menjawab pertanyaan evaluasi yang diberikan oleh pemateri.

Dalam pelaksanaannya, setiap mahasiswa menjalankan peran secara terstruktur dan profesional. Alya Luthfiana Devi, S.Kep bertindak sebagai pembawa acara yang memandu jalannya kegiatan, Febryana Vitania Fadhilah, S.Kep dan Binti Amriyati, S.Kep bertanggung jawab dalam dokumentasi serta perlengkapan, sementara Mulyono, S.Kep berperan sebagai pemateri utama dalam penyampaian edukasi.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-3 yaitu Good Health and Well-being (kehidupan sehat dan sejahtera). Melalui penyuluhan kesehatan kepada keluarga pasien, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan akses terhadap informasi kesehatan, memperkuat upaya promotif dan preventif, serta mendukung peningkatan kualitas hidup pasien kanker yang sedang menjalani pengobatan.

Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan dan kesadaran keluarga pasien dalam mengelola mual dan muntah pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi, baik selama masa perawatan di rumah sakit maupun pada perawatan lanjutan di rumah. Edukasi yang diberikan menjadi langkah penting dalam mencegah terjadinya komplikasi seperti dehidrasi, malnutrisi, penurunan kondisi umum, serta keterlambatan terapi akibat efek samping yang tidak tertangani dengan baik.

Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa profesi keperawatan dalam pelayanan kesehatan, khususnya pada aspek promotif, preventif, serta pendampingan keluarga pasien di lingkungan rumah sakit.

Kontributor: Alya Luthfiana D, S.Kep.; Febryana Vitania F, S.Kep.; Binti Amriyati, S.Kep.; Mulyono, S.Kep.

Facebook
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Facebook