PENYULUHAN PERAWATAN GIGI DAN MULUT DI RUMAH BAGI KELUARGA PASIEN SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PERAWATAN BERKUALITAS DAN BERKELANJUTAN

Yogyakarta, 30 Mei 2026 – Dalam rangka meningkatkan kualitas perawatan pasien setelah kembali ke rumah, Mahasiswa Profesi Ners Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan edukasi kesehatan mengenai perawatan gigi dan mulut di rumah bagi keluarga pasien di Bangsal Anggrek 2 RS Sardjito. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam menjaga kesehatan rongga mulut pasien sebagai bagian penting dari perawatan kesehatan yang komprehensif dan berkelanjutan.

Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu aspek penting yang sering kali kurang mendapat perhatian dalam proses perawatan pasien. Padahal, kondisi rongga mulut yang tidak terjaga dapat meningkatkan risiko infeksi, menyebabkan ketidaknyamanan saat makan dan berbicara, serta memengaruhi kualitas hidup pasien secara keseluruhan. Bagi pasien yang memiliki keterbatasan dalam melakukan perawatan diri secara mandiri, dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan rongga mulut selama masa pemulihan.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Profesi Ners, yaitu Sukma Luthfi Ayu Damayanti, Fadhila Nur’aini, Dea Yashinta Amalia, dan Azizah Nurul Fitri Ramadhani di bawah bimbingan Ibu Dr. Heny Suseani Pangastuti, S.Kp., M.Kes dari Departemen Keperawatan Medikal Bedah FK-KMK Universitas Gadjah Mada serta Ibu Siti Nurjannah, S.Kep., Ns. selaku pembimbing klinik di Bangsal Anggrek 2 RS Sardjito. Kegiatan berlangsung melalui tahapan pre-test, penyampaian materi edukasi secara interaktif, demonstrasi praktik perawatan gigi dan mulut, sesi diskusi dan tanya jawab, serta diakhiri dengan post-test untuk mengevaluasi pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan.

Kegiatan edukasi ini diikuti oleh keluarga pasien yang sedang menjalani perawatan di Bangsal Anggrek 2 RS Sardjito. Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit serta peningkatan kualitas hidup pasien. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, teknik menyikat gigi yang benar, penggunaan alat bantu kebersihan rongga mulut, serta cara merawat kebersihan mulut pada pasien dengan keterbatasan fisik maupun kondisi kesehatan tertentu. Selain itu, peserta juga memperoleh informasi mengenai tanda-tanda gangguan kesehatan gigi dan mulut yang perlu diwaspadai, seperti gigi berlubang, radang gusi, sariawan berkepanjangan, hingga infeksi rongga mulut yang memerlukan penanganan lebih lanjut oleh tenaga kesehatan.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, tim pelaksana memberikan demonstrasi langsung mengenai teknik perawatan gigi dan mulut yang dapat dilakukan di rumah. Demonstrasi tersebut mencakup cara menyikat gigi yang benar, penggunaan alat bantu kebersihan rongga mulut, serta langkah-langkah menjaga kebersihan rongga mulut pada pasien yang memerlukan bantuan dalam perawatan diri. Kegiatan demonstrasi ini diharapkan dapat membantu keluarga menerapkan praktik perawatan yang tepat sehingga kesehatan dan kenyamanan pasien tetap terjaga selama berada di rumah.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari keaktifan peserta dalam sesi diskusi dan berbagai pertanyaan yang diajukan terkait perawatan gigi dan mulut yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil evaluasi melalui post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut serta langkah-langkah perawatan yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Peserta juga menyampaikan bahwa materi dan demonstrasi yang diberikan membantu mereka lebih memahami cara mendukung perawatan anggota keluarga selama masa pemulihan.

Kegiatan edukasi kesehatan ini sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan literasi kesehatan masyarakat dan penguatan upaya promotif serta preventif dalam bidang kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) dengan menyediakan akses edukasi kesehatan yang mudah dipahami dan dapat diterapkan secara langsung oleh keluarga pasien dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, diharapkan keluarga pasien memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut anggota keluarganya. Dengan meningkatnya peran keluarga sebagai pendamping utama pasien, kualitas perawatan setelah pulang dari rumah sakit dapat terus terjaga sehingga mendukung proses pemulihan yang optimal, meningkatkan kualitas hidup pasien, serta mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan dan berpusat pada pasien.

(Kontributor   : Sukma Luthfi Ayu Damayanti, Fadhila Nur’aini, Dea Yashinta Amalia, Azizah Nurul Fitri Ramadhani; Editor : Dr. Heny Suseani Pangastuti, S.Kp., M.Kes; Siti Nurjannah, S.Kep., Ns.)

Facebook
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Facebook