Mahasiswa Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) melaksanakan kegiatan magang keperawatan berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) di lingkungan SMA Taruna Nusantara. Kegiatan ini menjadi bentuk implementasi nyata peran mahasiswa dalam mendukung peningkatan kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat sekolah melalui pendekatan promotif dan preventif.
Kegiatan magang dilaksanakan di bawah bimbingan Dr. Akhmadi, S.Kp., M.Kes., M.Kep., Sp.Kep.Kom dari Departemen Keperawatan Jiwa dan Komunitas FKKMK selaku dosen pembimbing lapangan bersama tiga mahasiswa keperawatan, yaitu Anindita Primasanti Sugito, Putri Diana Riandini, dan Petra Angelina Guardiani Pakpahan. Selama pelaksanaan magang, mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai program pelayanan kesehatan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat sekolah.
Program yang dilaksanakan meliputi pelayanan kesehatan di poliklinik sekolah, edukasi kesehatan kulit, edukasi bullying, edukasi kesiapsiagaan gempa, pendampingan kegiatan Palang Merah Remaja (PMR), olahraga pagi bersama pasien rawat inap, pengelolaan laporan obat, serta refleksi kasus bersama tenaga kesehatan.
Dalam pelayanan poliklinik, mahasiswa membantu pelaksanaan pemeriksaan tanda vital, perawatan luka, serta penanganan kasus kesehatan ringan yang sering ditemukan di lingkungan sekolah berasrama. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan akses pelayanan kesehatan dasar sekaligus memberikan pengalaman praktik klinis bagi mahasiswa.
Selain pelayanan kesehatan, mahasiswa juga memberikan edukasi kesehatan kulit kepada siswa mengenai pencegahan penyakit kulit seperti skabies, jerawat, eksim, dan cacar air. Edukasi dilakukan melalui media presentasi interaktif dan diskusi sederhana agar mudah dipahami oleh peserta.
Kegiatan edukasi bullying menjadi salah satu program yang mendapatkan respons positif dari siswa. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan pemahaman mengenai jenis bullying, dampak terhadap kesehatan mental, serta pentingnya membangun lingkungan pertemanan yang aman dan saling menghargai.
Mahasiswa juga melaksanakan edukasi kesiapsiagaan gempa sebagai upaya meningkatkan literasi kebencanaan di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, siswa diberikan pemahaman mengenai langkah penyelamatan diri dan prosedur evakuasi saat terjadi bencana gempa bumi.
Pendampingan kegiatan PMR dilakukan melalui pelatihan keterampilan dasar kesehatan dan pertolongan pertama. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan siswa, tetapi juga memperkuat kolaborasi dan semangat kepedulian sosial di lingkungan sekolah.
Menurut Akhmadi, kegiatan magang berbasis SDGs ini menjadi sarana pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi profesional, komunikasi, dan kepemimpinan di masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga memahami pentingnya pendekatan promotif dan preventif dalam mendukung pembangunan kesehatan berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan magang ini mendukung beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 4 (Quality Education), SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions), dan SDG 17 (Partnerships for the Goals).
Melalui kegiatan tersebut, FK-KMK UGM terus mendorong mahasiswa untuk berkontribusi aktif dalam pengabdian masyarakat serta penguatan kesehatan komunitas melalui pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.
(Kontributor: Anindita Primasanti S, Putri Diana R, Petra Angelina G P, Akhmadi)